UMRAH Gelar Kuliah Umum dan Showcase MKWK: Perkuat Karakter dan Kepekaan Sosial Mahasiswa di Era Global

Tanjungpinang — Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melalui Pusat Pengelolaan Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) sukses menyelenggarakan Kuliah Umum dan Showcase MKWK pada Selasa, 25 November 2025, bertempat di Auditorium UMRAH. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat implementasi MKWK sekaligus menjadi ruang apresiasi bagi mahasiswa untuk menampilkan karya pembelajaran berbasis proyek.

Pembukaan yang Menguatkan Komitmen Mutu Pembelajaran

Kepala LPMPP UMRAH, Dr. Rozeff Pramana, S.T., M.T, membuka kegiatan dengan penekanan bahwa MKWK berperan strategis dalam membentuk karakter mahasiswa UMRAH. Ia menegaskan bahwa nilai kebangsaan, etika, serta keterampilan abad 21 merupakan pilar utama yang harus dimiliki mahasiswa untuk menghadapi tantangan global.

Dalam sambutannya, beliau juga mengapresiasi upaya kolaboratif antara dosen dan mahasiswa yang menghasilkan karya pembelajaran kreatif dan relevan dengan perkembangan era digital.

Tiga Narasumber Hadirkan Perspektif Karakter, Moral, dan Ketahanan Diri

Kuliah umum ini menghadirkan tiga narasumber dari berbagai bidang:

  • Dr. Raja Suzana, M.Pd, dari Lembaga Adat Melayu Provinsi Kepulauan Riau, membawakan materi “Membangun Karakter Mahasiswa Maritim yang Bertamadun di Era Globalisasi Digital.”
  • Siti Habiba, Lc., M.Ag, Koordinator Mata Kuliah Agama UMRAH, membahas tema “Akhlak sebagai Benteng Moral Menjauhi Perilaku Menyimpang di Kalangan Mahasiswa.”
  • Zahrah Muhammad, M.Psi, Psikolog Klinis, menyampaikan “Resiliensi Psikologis: Bekal Mahasiswa Menghadapi Arus Globalisasi.”

Sesi berlangsung dinamis dengan diskusi interaktif yang disambut antusias oleh mahasiswa dan dosen pengampu MKWK.

Showcase MKWK: Dua Tahun Membangun Kepekaan Sosial Mahasiswa

Showcase MKWK bukan sekadar pameran karya—kegiatan ini telah berjalan selama dua tahun terakhir dan secara konsisten mengangkat berbagai permasalahan nyata di tengah masyarakat. Melalui pendekatan team-based project, mahasiswa didorong untuk turun langsung ke masyarakat, melakukan observasi lapangan, mengidentifikasi isu sosial sesuai tema, serta menawarkan solusi yang aplikatif dan relevan.

Karya yang ditampilkan meliputi video edukasi dan poster tematik yang mencerminkan pemahaman mahasiswa terhadap nilai kebangsaan, keberagaman, etika publik, hingga isu sosial kontemporer. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat kompetensi akademik, tetapi juga menumbuhkan kepekaan sosial dan empati mahasiswa terhadap lingkungan sekitar.

Dukungan Dosen Pengampu Menguatkan Ekosistem Pembelajaran

Kegiatan ini juga dihadiri oleh para dosen pengampu MKWK, yang berperan aktif dalam membimbing mahasiswa sejak tahap perencanaan proyek hingga penyusunan solusi. Kehadiran para dosen turut memastikan bahwa proses pembelajaran berjalan aplikatif, kontekstual, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Koordinator Pusat Pengelolaan MKWK, Fitriah Ulfa, M.M menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi wahana pembelajaran berkelanjutan, sekaligus memperkuat karakter, kreativitas, dan kepedulian sosial mahasiswa di tengah perkembangan global.

Artikel Lainnya