UMRAH Gelar Rapat Tinjauan Manajemen 2025: Wujud Komitmen terhadap Peningkatan Mutu Berkelanjutan

Tanjungpinang, 14 Oktober 2025 — Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) pada Selasa, 14 Oktober 2025, bertempat di ruang rapat utama UMRAH. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB dengan dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan universitas.
RTM merupakan bagian penting dari siklus Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Melalui kegiatan ini, universitas melakukan evaluasi terhadap hasil Audit Mutu Internal (AMI) serta meninjau efektivitas pelaksanaan sistem penjaminan mutu di seluruh unit kerja.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi,DEA dan dihadiri oleh Wakil Rektor, para Dekan, Direktur Pascasarjana, Kepala Lembaga, Kepala Biro, Kepala Unit Penunjang Akademik, Ketua Satuan Pengawasan Internal (SPI), serta Tim Gugus Penjaminan Mutu. Kehadiran seluruh elemen pimpinan mencerminkan komitmen UMRAH untuk memperkuat budaya mutu dan menindaklanjuti hasil evaluasi internal secara menyeluruh dan berkesinambungan.
Pembahasan dalam RTM tahun 2025 difokuskan pada penyampaian hasil Audit Mutu Internal (AMI), identifikasi temuan audit, serta tindak lanjut yang telah dan akan dilakukan oleh masing-masing unit kerja. Instrumen yang digunakan auditor AMI tahun 2025 adalah instrument SPMI yang sesuai dengan standar nasional. SPMI yang digunakan oleh auditor internal UMRAH selayaknya sama dengan SPME yang dilaksanakan oleh asesor BAN/LAM, kecuali pada kondisi tertentu. Melalui forum ini, universitas berupaya menyelaraskan kebijakan dan strategi peningkatan mutu di berbagai fakultas, lembaga, dan unit penunjang, guna memastikan implementasi SPMI berjalan efektif di seluruh lini.
Dalam arahannya, Rektor UMRAH menekankan bahwa Rapat Tinjauan Manajemen bukan sekadar agenda administratif, tetapi merupakan forum reflektif untuk memastikan seluruh unit bergerak dalam arah yang selaras dengan visi UMRAH sebagai universitas maritim yang unggul, berdaya saing, dan berkelanjutan. “Kita tidak perlu takut bila mendapat temuan yang banyak dari auditor, justru kita berterimakasih karena auditor menemukan kekurangan kita” ujar Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi,DEA.
Hal senada juga disampaikan Kepala LPMPP UMRAH, Dr. Rozeff Pramana, ST.,MT, “Pelaksanaan AMI tahun 2025 menjadi momentum refleksi untuk menilai sejauh mana sistem penjaminan mutu telah berjalan efektif di setiap unit kerja. Melalui hasil audit dan RTM ini, kita tidak hanya meninjau capaian kinerja, tetapi juga menyiapkan langkah konkret untuk perbaikan berkelanjutan. Setiap temuan KTS menjadi peluang bagi UMRAH untuk tumbuh, berbenah, dan meningkatkan kualitas layanan akademik serta tata kelola universitas, sehingga kita tidak perlu takut diaudit dan mendapatkan temuan yang banyak dari auditor”.
Hal baru pelaksanaan RTM tahun ini adalah dilaksanakan dalam dua tingkatan yang saling berhubungan, yaitu Tingkat fakultas/pascasarjana dan Tingkat universitas. RTM Tingkat fakultas/pascasarjana dilaksanakan di fakultas/pascasarjana masing-masing dengan dimotori oleh GPM fakultas dan unsur pimpinan fakultas. Ini bertujuan agar temuan auditor dapat diketahui langsung oleh dekan/direktur dan ditindaklanjuti penyelesaiannya. Program-program fakultas/pascasarjana kedepan diharapkan fokus pada temuan-temuan yang ada, sehingga pembiayaan dan sumberdaya yang ada dikerahkan pada bidang-bidang berkinerja rendah. Sedangkan RTM Tingkat Universitas dilaksanakan di universitas yang dimotori LPMPP dengan melibatkan semua unsur pimpinan universitas, Fakultas, Lembaga, Biro dan UPA. Ini bertujuan agar temuan auditor yang berkaitan dengan universitas diketahui langsung oleh Rektor dan ditindaklanjuti. Disampaikan dalam rapat RTM universitas tersebut, ada 22 temuan yang berkaitan dengan 10 dokumen universitas. Melalui pelaksanaan Rapat Tinjauan Manajemen Tahun 2025, UMRAH menegaskan komitmennya untuk meningkatkan tata kelola universitas, memperkuat sistem manajemen mutu, dan memastikan tindak lanjut hasil audit terlaksana secara tepat waktu dan berkesinambungan.
