LPMPP UMRAH Selenggarakan Pelatihan Perancangan RPS Berbasis OBE

Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melalui Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) menyelenggarakan Pelatihan Perancangan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada Selasa, 16 Desember 2025, bertempat di Ruang SCR 6. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.

Kegiatan pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala LPMPP UMRAH, Dr. Rozeff Pramana, ST.,MT dan diikuti oleh dosen perwakilan dari setiap program studi di lingkungan UMRAH. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya LPMPP dalam memperkuat pemahaman dan implementasi pembelajaran berbasis OBE secara konsisten dan terukur. UMRAH berdekatan dengan negara tetangga berpeluang mendatangkan mahasiswa asing dan menjadi universitas internasional, penerapan kurikulum OBE menjadi keharusan dan pelatihan RPS berbasis OBE menjadi penting untuk diakui oleh mitra-mitra luar negeri kita, ujar kepala LPMPP dalam kata sambutannya.

Hadir sebagai narasumber utama, Prof. Dr. Eng. Widya Wijayanti, S.T., M.T. dari Universitas Brawijaya, yang menyampaikan materi terkait konsep dasar hingga praktik penyusunan RPS OBE. Dalam paparannya, Prof. Widya menegaskan bahwa RPS berbasis OBE wajib memiliki keterkaitan yang jelas antara Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), Sub-CPMK, dan asesmen.

Keterkaitan tersebut diwujudkan dalam matriks bobot, yang berfungsi untuk menggambarkan kontribusi setiap CPMK terhadap pemenuhan CPL. Setiap CPMK harus memiliki bobot pemenuhan tertentu terhadap CPL. Sebagai ilustrasi, apabila CPL 1 dibebankan pada CPMK 1 dan CPMK 2, maka CPMK 1 dapat memiliki bobot pemenuhan sebesar 15 persen dan CPMK 2 sebesar 10 persen. Pemenuhan CPL secara keseluruhan dapat berasal dari kontribusi CPMK pada mata kuliah lain dalam satu program studi.

Lebih lanjut disampaikan bahwa inti (core) dari Outcome-Based Education adalah keterkaitan capaian pembelajaran yang tergambar secara jelas melalui matriks bobot, sehingga proses pembelajaran dan evaluasi dapat dilakukan secara objektif dan sistematis.

Selain itu, OBE menekankan pendekatan student centered learning (SCL), yang mendorong mahasiswa berperan aktif dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini dapat diimplementasikan melalui berbagai model pembelajaran aktif, seperti problem based learning, project based learning, serta model SCL lainnya seperti role play dan metode inovatif lainnya. Melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan para dosen UMRAH mampu menyusun RPS berbasis OBE secara lebih terstruktur, terukur, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan, sehingga berdampak langsung pada peningkatan mutu pembelajaran di lingkungan UMRAH.

Artikel Lainnya